Sweet Memories
“Surga Semeru”
BUKAN ASAL MENDAKI, TAPI PROSES DARI PERJALANAN ITU DAN SETIAP KENANGAN DARI GUNUNG ITULAH YANG SELALU AKU RINDUKAN, SEPERTI SAAT INI AKU RINDU SEMUA WARNA YANG ADA DISINI. ALAM INI DICIPTAKAN DENGAN JUTAAN MISTERI YANG TIDAK KITA KETAHUI. BUKAN MISTERI YANG MEMBUAT KITA TAKUT, TAPI MISTERI YANG MEMBUAT KITA BERGAIRAH UNTUK MENGETAHUINYA.
WAHAI PENCIPTA ALAM, KEKAGUMANKU SULIT UNTUK KUPENDAM, DARI SIANG HINGGA MALAM PESONANYA TAK PERNAH PADAM.
ITULAH PUJIAN UNTUK NEGARA INDONESIA YANG INDAH AKAN PEMANDANGANNYA. MASIH PERJALANAN KE GUNUNG TERTINGGI DI PULAU JAWA INI MASUK DALAM TAMAN NASIONAL BROMO TENGGER SEMERU YANG TERDIRI DARI PEGUNUNGAN DAN LEMBAH SELUAS 50.273 HEKTAR. PINTU PERTAMA MENUJU PUNCAK MAHAMERU ADALAH MELALUI KOTA MALANG ATAU LUMAJANG YANG MEMBAWA KAMU KE TUMPANG. KARENA BANYAKNYA PENDAKI DI SANA, MAKA TAK HERAN JIKA KAWASAN TUMPANG CUKUP RAMAI.
DARI TUMPANG, KAMU AKAN DIBAWA KE RANU PANI (RANU PANE), DESA TERAKHIR DI KAKI GUNUNG SEMERU SELAMA KURANG LEBIH 3 JAM DENGAN JEEP/TRUK SAYURAN. PERJALANAN KE RANU PANI SEARAH DENGAN KE BROMO YAKNI MELEWATI DESA NGADAS. SEPANJANG PERJALANAN MENUJU RANU PANI, KAMU AKAN MELIHAT KONDISI BERLIKU-LIKU DAN MENANJAK YANG MELEWATI BUKIT. DI POS RANU PANI, PARA PENDAKI HARUS MELAKUKAN PERIJINAN. DI SINI, SUASANA DINGIN DAN MAHAMERU SUDAH MENANTI KAMU DENGAN BEGITU GAGAH. MARI KITA MULAI PERJALANAN MENDAKI..

Puncak Mahameru
JIKA KAMU INGIN MELIHAT SEPERTI APA DANAU DI SURGA, BEBERAPA PENDAKI YANG SUDAH PERNAH KE MAHAMERU PASTI AKAN MENYEBUTKAN NAMA RANU KUMBOLO. SALAH SATU TITIK TERDINGIN DI GUNUNG SEMERU INI ADALAH DANAU YANG BERADA DI TENGAH GUNUNG DENGAN KETINGGIAN 2.400 MDPL. MELIHAT RANU KUMBOLO DENGAN AIR SUPER BENING, KAMU AKAN MENYADARI BATAS AIR DAN CAKRAWALA LANGIT BEGITU TIPIS DENGAN CANTIKNYA. SUNGGUH KUASA TUHAN YANG SANGAT TIDAK TERHINGGA INDAHNYA.

Ranu Kumbolo
#TANJAKAN CINTA
BAGI KAMU YANG SUDAH MENONTON FILM 5 CM, ATAU SUDAH PERNAH MENDAKI SEMERU, PASTI BEGITU PAHAM DENGAN MITOS TANJAKAN CINTA. TANJAKAN CINTA SEBENARNYA ADALAH BUKIT YANG HARUS DILEWATI DARI RANU KUMBOLO KE ORO ORO OMBO DENGAN MAHAMERU BERDIRI DI BALIKNYA DALAM HAMPARAN LANGIT BIRU. MITOS MENYEBUTKAN APABILA KAMU MELEWATI TANJAKAN CINTA TANPA MENOLEH KE BELAKANG DAN MEMIKIRKAN SESEORANG YANG DICINTAI, MAKA CINTA ITU AKAN ABADI. LANTAS BAGAIMANA DENGAN YANG JOMBLO? SEMOGA TIDAK JOMBLO ABADI .
#ORO ORO OMBO
ORO ORO (PADANG/SAVANA) OMBO (LUAS) ADALAH JALUR BERIKUTNYA MENUJU MAHAMERU. JALUR DI ORO ORO OMBO TIDAK BEGITU MENYUSAHKAN KARENA KAMU AKAN MELEWATI PADANG YANG BEGITU LUAS DENGAN HAMPARAN RUMPUT DAN LAVENDER. SAMPAI DI SINI, JANGAN LEWATKAN MELIHAT PEMANDANGAN LUAR BIASA DI SEKITARMU. SELAMA BERJALAN DI ORO ORO OMBO, MAHAMERU AKAN MENGINTIP DI BALIK BUKIT YANG MEMBENTANG, SEAKAN MENUNGGU PARA PEMBERANI MENYAPANYA DI ATAS.
#KALIMATI
DINAMAKAN POS KALIMATI ADALAH KARENA DI SEKITAR SANA TERDAPAT BEKAS SUNGAI ALIRAN LAHAR GUNUNG SEMERU YANG SUDAH MATI. JANGAN LUPA UNTUK MENGISI KEBUTUHAN AIR TERAKHIR DI SUMBER MANI, SUMBER MATA AIR TERAKHIR SEBELUM PUNCAK SANG DEWA. DENGAN KETINGGIAN 2.700 MDPL, PARA PENDAKI AKAN MELAWAN DINGIN DI TEPI HUTAN CEMARA SAMBIL BERISTIRAHAT SEBELUM PENDAKIAN YANG SEBENARNYA. DI SINI PARA PENDAKI AKAN MENINGGALKAN SEMUA BARANG BAWAAN MEREKA DAN HANYA MEMBAWA AIR MINUM SEADANYA.
#ARCAPADHA
MENUJU ARCAPADHA SANGATLAH BERAT, KAMU AKAN MELEWATI TURUNAN DAN HUTAN YANG KEMUDIAN DISAMBUT TANJAKAN YANG SANGAT TERJAL DAN BERDEBU, KARENA SEMERU MEMANG GUNUNG BERAPI YANG MASIH AKTIF. DINAMAKAN ARCAPADHA (ARCOPODO), KARENA DI POS INI ADA DUA BUAH ARCA (PATUNG) KEMBAR YANG MISTERIUS YANG GOSIPNYA HANYA BISA DILIHAT ORANG-ORANG TERTENTU.
#TUGU MEMORIAM SOE HOK GIE
YANG TIDAK BOLEH KAMU LUPAKAN KETIKA BERADA DI MAHAMERU ADALAH BERTATAP MATA LANGSUNG DENGAN MONUMEN SOE HOK GIE. SALAH SATU AKTIVIS INDONESIA INI MENINGGAL DI USIA MUDA BERSAMA SAHABATNYA, IDHAN LUBIS KARENA MENGHIRUP ASAP BERACUN DARI KAWAH MAHAMERU.
#MAHAMERU
LAUTAN AWAN DI MAHAMERU, SELAMAT DATANG DI ATAP PULAU JAWA, SELAMAT DATANG DI MAHAMERU, TEMPAT TERTINGGI 3.676 MDPL YANG MEMBUAT KAMU TAK BISA BERKATA-KATA KARENA SANGAT LUAR BIASA. SEPERTI DALAM LAGU, MAHAMERU SADARKAN ANGKUHNYA MANUSIA, DI SINI KAMU AKAN MENYADARI BETAPA MANUSIA ITU TAK ADA APA-APANYA DALAM KUASA TUHAN. HAMPARAN LAUTAN AWAN YANG SANGAT INDAH DAN CUACA DINGIN MAHAMERU MEMBUKTIKAN SEBUAH UNGKAPAN, “SEMAKIN TINGGI KITA MENDAKI, SEMAKIN DEKAT HATI KITA DENGAN SANG KHALIK”

Pemandangan Surga Semeru
Negeri Diatas Awan – Gunung Cikuray
Gunung Cikuray – Di Garut terdapat tempat yang sangat indah sekali untuk menikmati sunrise. Tempat tersebut adalah Gunung Cikuray. Gunung Cikuray memiliki ketinggian 2.818 mdpl. Gunung Cikuray merupakan salah satu gunung yang terletak di selatan kota Garut, Jawa Barat. Dan lebih tepatnya berada di perbatasan kecamatan Bayongbong, Cikajang dan Dayeuh Manggung. Gunung Cikuray sendiri termasuk sebagai gunung yang tidak aktif dan identik dengan bentuknya yang menyerupai kerucut raksasa. Oleh sebab itu, berdasarkan karakteristik bentuknya tersebut sehingga di gunung yang satu ini sulit ditemukan mata air sepanjang perjalanan menuju puncak. Jalur pendakian gunung Cikuray sangat unik dan menantang. Trek yang terjal dan sulit menjadi tantangan tersendiri dalam pendakian gunung ini. Untuk mencapai puncak gunung ini dapat ditempuh dengan waktu kurang lebih 7-8 jam pendakian.
Untuk mencapai puncak Gunung Cikuray, para penelusur dapat memulai perjalanannya dari desa Dayeuh Manggung kecamatan Cilawu, Garut. Dibanding dengan jalur Bayongbong atau Cikajang, jalur ini relatif lebih mudah untuk didaki menuju puncak. Dari terminal bus Guntur, Garut, para penelusur dapat melanjutkan perjalanan dengan menggunakan angkot bernomor 06 yang memiliki trayek Garut-Cilawu dengan tarif sekitar Rp. 3000,-. Kemudian para penelusur turun di Patrol untuk melanjutkan perjalanan menuju perkebunan teh Dayeuh Manggung. Dari Patrol, para penelusur bisa menyewa jasa ojek dengan tarif sekitar Rp. 25.000. Namun jika para penelusur ingin berjalan kaki, maka dapat ditempuh dengan waktu kurang lebih 3 jam perjalanan.
Perjalanan pemanasan para penelusur ini akan berakhir di sebuah tempat yang biasa disebut Pemancar. Kenapa disebut pemancar? sebab di sana terdapat beberapa stasiun relay televisi seperti RCTI, TPI, TVRI, dan SCTV sehingga tempat ini bisa dijadikan sebagai base camp sebelum melakukan pendakian. Di pemancar ini alangkah baiknya jika para penelusur mengisi perbekalan dulu seperti air bersih karena setelah dari pemancar ini para penelusur sudah tidak akan lagi menemukan sumber mata air hingga puncak nanti.
Dari stasiun pemancar, memulai pendakian melalui kebun teh dengan punggungan yang terlihat jelas, dari sana juga dapat terlihat bentuk punggungan yang akan didaki hingga menuju puncak Gunung Cikuray jika cuaca cerah tanpa kabut. Perjalanan melewati kebun teh hanya singkat, sekitar 30 menit dengan keadaan jalur yang gersang dan berdebu. Setelah itu para penelusur akan memasuki hutan yang teduh.
Di luar musim hujan, kondisi tanah masih terlihat gersang dan berdebu bila ditapaki. Para penelusur dapat mencapai pos 1 dari stasiun pemancar TV dengan waktu tempuh sekitar 50 menit. Kemudian ditambah sekitar 1 jam perjalanan lagi untuk sampai di Pos 2. Namun untuk sampai di pos 3 akan memakan waktu yang lebih lama karena waktu tempuh Pos 2 ke Pos 3 adalah 1,5 kali lebih lama dibanding waktu tempuh dari Pos 1 ke Pos 2. Karena medannya yang curam, dengan kontur yang rapat, Pos 1, Pos 2, dan Pos 3 hanya mampu menampung satu sampai dua tenda. Sementara di Pos 4 terdapat tempat yang lebih luas yang dapat menampung sampai tiga tenda.
Pos 4 Perjalanan dilanjutkan terus mendaki dari Pos 4 menuju Pos 5 membutuhkan waktu kurang lebih sekitar 45 menit dengan kemiringan yan lebih terjal seperti Pos 3 menuju Pos 4 yang kemudian dapat dilanjutkan ke Pos Puncak Bayangan yang memiliki lahan yang lebih luas dari 5 pos sebelumnya dan dengan keadaan lebih datar tanpa adanya semak belukar. Perjalanan setelah Pos Puncak Bayangan dapat dilakukan menuju Pos yang luasnya hampir sama dengan pos puncak bayangan yang mampu menampung sekitar 3 sampai 4 tenda.
Dari Pos 6 ini pepohonan tinggi sudah tidak terlalu rapat namun masih dapat menghalangi hantaman angin langsung dan sudah sangat dekat dengan Puncak Gunung Cikuray. Di Pos 6 ini dapat menjadi tempat yang paling santai untuk para penelusur menunggu momen matahari terbit atau tenggelam. Karena jaraknya untuk ke puncak hanya sekitar 15 menit dengan membawa perbekalan secukupnya, lalu balik lagi ke Pos 6 sekitar 10 menit.
Hingga akhirnya sampai di puncak Gunung Cikuray, di sana terdapat sebuah shelter permanen yang dapat para penelusur gunakan sebagai tempat istirahat atau bermalam sekalipun. Area puncak Cikuray cukup luas dan dapat memuat hingga sekitar 10 tenda. Namun angin di area ini cukup kencang, oleh karena itu untuk dapat dijadikan pertimbangan jika ingin mendirikan tenda di sini.Terhampar pemandangan yang indah sekali dari puncak, Gunung Papandayan terlihat jelas dari area ini serta lautan awan yang sangat indah. Selain itu para penelusur juga dapat menikmati pemandangan kota Garut dari ketinggian di area puncak Cikuray. Oh ya jika para penelusur ingin mendaki gunung Cikuray disarankan pada musim pendakian, khususnya musim kemarau jika para penelusur ingin menikmati sajian indah di puncak gunung.
Bagaimana ? Tertarik untuk mendaki puncak Gunung Cikuray dengan keindahan pemandangan negeri diatas awannya ?
Ayo ajak keluarga, teman, pacar, atau siapalah untuk kesini…
“One First” Menikmati Taman edelweis di Gunung Papandayan

Kebersamaan Team Koplak


Loncat di kebun Edelweis

Tegal Alun

Di tengah kebun Edelweis
30 Maret 2013 tanggal yang sangat saya ingat ketika mau pertama kalinya mendaki Gunung. Pertama kali saya akan mendaki Gunung Papandayan di Garut, Jawa Barat, dengan ketinggian 2.622 meter di atas permukaan laut (mdpl) bisa menjadi salah satu pilihan tempat pendaki saya.
Well, Papandayan memang gunung yang bagus untuk belajar mendaki, tapi pembelajaran yang paling bagus dari Papandayan adalah bahwa banyak dari kecantikan alam ciptaan-Nya tersembunyi dengan baik di ketinggian. Dari mulai awal pendakian, para pendaki bakal melihat megahnya kompleks kawah Gunung Papandayan yang dikelilingi tebing-tebing tinggi. Kepulan-kepulan asap dan air belerang yang meletup-letup memperlihatkan seberapa aktif gunung ini. Bau belerang yang menyengat dari arah kawah malah menjadi daya tarik tersendiri.
Pos-pos peristirahatan pun cukup nyaman dengan berdirinya beberapa warung warga hingga Gober Hut, setelah sekitar 1,5 jam pendakian. Para pendaki bisa melihat longsoran besar yang dulu memotong jalur utama. Lalu juga melewati sungai kecil yang cantik dengan air pegunungan yang segar. Tempat camp, Pondok Saladah, adalah tempat yang tidak kalah menarik. Disini terdapat luasan yang juga ditumbuhi bunga Eidelweis, dan juga terdapat sumber air yang cukup melimpah. Pondok Saladah menghadap ke bukit yang menjulang indah. Di pagi hari yang cerah, bukit ini terlihat sangat bagus diterpa cahaya mentari.
Hanya beberapa ratus meter dari Pondok Saladah, terdapat Hutan Mati yang terkenal. Pohon-pohon yang mati ini memang agak memberi suasana mistis, namun keindahannya hampir tidak ada duanya. Disini juga pendaki bisa melihat keindahan sun rise. Tapi tetap harus hati-hati, jangan melewati (atau kalau bisa bahkan jangan mendekati) tanda batas aman karena tanah Hutan Mati yang tepat berada diatas kawah ini rawan longsor. Dari Hutan Mati, naiklah menuju Taman Edelweiss Tegal Alun. Tegal Alun adalah satu dari hanya empat spot terbaik untuk menikmati taman bunga abadi, Edelweiss, di seluruh Indonesia. Taman ini sangatlah luas dan indah. Luasnya hingga 32 hektar. Itu lebih dari 40 kali luas lapangan bola. Wow!
Namun sebagai catatan, para pendaki tidak boleh mendirikan tenda dan bermalam di Tegal Alun. Selain karena angin yang kencang di malam hari, kelestarian tanaman Edelweiss dan juga fauna-fauna malam juga menjadi alasannya. Pendaki bisa meneruskan pendakian ke puncak Papandayan. Walaupun treknya jelas, dan sudah ada plang penanda, trek menuju puncak ini memiliki tingkat kesulitan diatas trek-trek sebelumnya. Kemiringan yang curam, hutan yang rapat, serta bahaya jurang akan ditemui di trek ini. Dari puncak dapat terlihat betapa luasnya Tegal Alun, kompleks kawah yang megah, dan Pondok Saladah di balik bukit di kejauhan.
Yah, memang Tegal Alun saja sudah bisa memberi banyak pelajaran bagi pendaki, terutama yang baru belajar mencintai pendakian.
Dengan keindahan demikian rupa, siapa yang tidak akan jatuh cinta dengan Papandayan? Banyak pendaki pemula menjadi ketagihan mendaki karena Papandayan. Namun demikian, tentu para pendaki haruslah juga belajar tentang cara mencintai pendakian dengan baik dan benar. Para pendaki harus betul-betul sadar untuk menjaga kebersihan gunung dan menjaga kelestariannya;
Bahwa memetik bunga Edelweiss itu sama sekali tidak diperbolehkan dan bahwa mengambil kembali semua sampah yang kita hasilkan itu adalah suatu kewajiban. Mari kita jaga Papandayan agar kita bisa dengan bangga menunjukkannya pada generasi berikutnya.
Berkemah (Camping)

Berkemah atau camping adalah kegiatan yang dilakukan di alam bebas dengan menginap di dalam tenda. Kegiatan perkemahan biasanya berkaitan dengan kepramukaan dan pencinta alam. Berkemah bukan hanya sekadar berwisata. Pemandangan alam yang indah dan asri mengajak kita mengenal alam ciptaan Tuhan. Ingat apa kata pepatah ”tak kenal maka tak sayang”. Berkemah akan bertambah rasa cinta pada alam. Dengan demikian, tumbuh keinginan untuk menjaga dan melestarikan alam.
Kegiatan di alam bebas tentunya sangat menyenangkan bagi sebagian orang yang menggemarinya, dan berkemah atau camping bisa menjadi pilihan yang sempurna. Akan tetapi agar kegiatan tersebut berjalan lancar tentunya ada persiapan yang harus di rencanakan secara matang, kita tidak boleh asal pergi tanpa melakukan persiapan terlebih dahulu. Karena dengan begitu kita bisa meminimalisir kejadian-kejadian yang tidak kita inginkan, maksud hati ingin menikmati suasana alam bebas malah nantinya kita mendatangkan masalah yang baru, sehingga mengganggu kegiatan yang sudah kita tunggu-tunggu. Dan tentunya hal tersebut tidak kita inginkan bukan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam berkemah :
-
Merencanakan Kemah Secara Matang
Perencanaan dalam kegiatan perkemahan mencakup hal-hal berikut ini.
-
Waktu pelaksanaan.
-
Menentukan tempat perkemahan.
-
Biaya yang diperlukan.
-
Jumlah peserta kemah.
-
Surat izin kegiatan dari pihak yang berwenang.
-
Pembagian regu.
-
Perlengkapan yang diperlukan.
-
Memilih Lokasi Berkemah
Menentukan lokasi berkemah sangatlah penting, karena kita bisa melakukan persiapan yang tepat, kita bisa mencari tahu terlebih dahulu lokasi yang akan kita datangi dengan mencari informasi lewat media internet atau bertanya kepada orang-orang yang pernah kelokasi. Dengan begitu kita sudah memiliki gambaran tempat yang akan kita tujuh. Lokasi berkemah juga harus mempertimbangkan akses yang ada di sana, seperti bagaimana kondisi lingkungannya, apakah dekat dengan sumber air ataupun perkampungan penduduk.
-
Peralatan dan Perlengkapan Berkemah
Peralatan dan perlengkapan berkemah adalah kebutuhan yang harus dibawa sewaktu akan berkemah. Berbagai peralatan dan perlengkapan harus disiapkan terlebih dulu agar kemahnya berjalan dengan baik. Dalam berkemah harus tahu tujuan, kebutuhan, kondisi dan situasi saat ini. Waktu lama berkemah, dan lokasi tujuan ikut menentukan barang apa saja yang harus dibawa, jadi sebaiknya disesuaikan, tidak semua barang harus dibawa, agar tidak dikira orang akan pindahan rumah. Peralatan dan perlengkapan kemah yang diperlukan, antara lain:
Tenda : memilih tenda yang baik sangatlah penting, karena akan melindungi kita dari segala macam cuaca di lokasi berkemah. Lebih baik pilih yang berbahan nylon karena akan memberikan isolasi yang terbaik dari suhu lembab.
Alas Tidur : matras dan sleeping bag sangat cocok untuk alas tidur, karena tanah atau rerumputan tempat kita mendirikan tenda akan mengembun atau mengeluarkan uap air, sehingga membuat tenda bagian bawah akan menjadi basah.
Pakaian : usahakan membawa pakaian sesuai dengan lokasi perkemahan, untuk perkemahan di cuaca panas, pakaian tipis yang menyerap keringat sangat disarankan. Tetapi pakaian tebal wajib dibawa di lokasi yang berhawa dingin maupun panas, untuk dipakai melindungi badan di malam hari.
Peralatan Memasak : Bawa peralatan masak yang praktis misalnya kompor gas kecil yang bisa dilipat praktis (cek isi gas), nasting atau peralatan memasak susun yang terbuat dari aluminium, alat makan plastik, dan korek api.
Tas dan Alas kaki : gunakan tas yang sesuai yang bisa memuat seluruh barang dan juga gunakan alas kaki yang nyaman, kuat dan bisa melindungi kaki dari goresan.
Jas hujan, Penerangan (senter atau lampu emergency), Tali, dan Peralatan memotong (gunting atau pisau).
Peralaatan dan perlengkapan lain yang di perlukan.
Agar bawaan tidak terlalu berat, semua perlengkapan harus ditanggung bersama teman satu kelompok. Ada pembagian tugas yang jelas dan adil terhadap semua anggota kelompok. Hal ini dilakukan supaya tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.
-
Logistik
Persiapan logistik merupakan faktor terpenting sebelum berkemah, logistik bisa kita kelompokkan menjadi dua yaitu logistik peralatan dan logistik makanan. Untuk logistik peralatan seperti yang sudah di terangkan di atas. Untuk logistik makanan yang dibawa tentunya berbeda-beda setiap orang, yang pasti untuk diperhatikan jangan sampai kekurangan saat berjalannya kegiatan, oleh karenanya juga harus mempertimbangkan lokasi perkemahan (daerah terpencil, dataran tinggi atau dataran rendah), berapa lama kegiatan berkemah akan dilakukan, cuaca di camp, dan apakah ada sumber air yang dekat (sungai, danau atau keran). Dengan begitu akan membantu untuk merencanakan menu makanan yang dibawa secara tepat.
-
P3K atau Obat-Obatan
Selain barang dan peralatan yang disebutkan di atas, ada satu lagi yang wajib dibawa yaitu obat-obatan, seperti obat pribadi (yang memiliki phobia atau alergi terhadap penyakit-penyakit tertentu), obat anti serangga, dan P3K.
Sebagai tambahan, simpan makanan dengan baik dan tertutup rapat-rapat karena bisa mengundang hewan yang mungkin tertarik dengan aroma makanan tersebut, juga kalau ingin membuat perapian atau waktu memasak, beri jarak yang cukup dengan tenda kita, jauhkan semua benda yang berpotensi terbakar. Apalagi, saat kondisi musim kemarau, ranting dan dedaunan kering sangat mudah terbakar. Pakailah batu untuk melingkari perapian agar tidak tertiup angin.
Dan satu lagi yang sangat penting, bawalah kembali apa yang anda bawa tidak kurang dan tidak lebih. Maksudnya adalah bawa kembali sisa-sisa berkemah, seperti sampah-sampah bungkus makanan dll, bersihkan kembali area tempat berkemah kita seperti semula, juga jangan mengambil, memetik bunga-bunga atau membawa pulang benda-benda di area lokasi agar tetap terjaga vegetasinya. Dengan begitu alam ini akan tetap terjaga kelestariannya dan bisa menjadi tempat referensi yang bisa kita kunjungi kembali.
Kegiatan di Perkemahan
Kita juga mampu membuat atau melakukan kegiatan sewaktu berkemah jika kegiatan itu dilaksanakan beberapa orang. Kegiatan di perkemahan dilakukan untuk dapat mengenal lingkungan alam secara lebih dekat dan lebih baik. Di samping itu, juga untuk menciptakan suasana kekeluargaan dan keakraban di antara para peserta kemah. Kegiatan yang dilakukan untuk menguji wawasan, pengetahuan, maupun keterampilan para peserta kemah. Dengan demikian dapat mengembangkan kecakapan hidup (life skill) peserta kemah. Kegiatan yang dilakukan di arena perkemahan bermacam-macam. Kegiatan tersebut, antara lain:
-
Mencari jejak.
-
Halang rintang.
-
Lomba memasak antar tenda/regu.
-
Kegiatan olahraga.
-
Api unggun.
Nilai-nilai yang Terkandung dalam Perkemahan
Kegiatan perkemahan memiliki nilai-nilai positif bagi kita. Nilai-nilai positif tersebut adalah sebagai berikut :
-
Kebersamaan.
-
Kerja sama.
-
Mencintai alam dan sesama manusia.
-
Tanggung jawab.
-
Disiplin.
-
Tenggang rasa.
